Istilah dalam Ekspor Import | Bagian 2



Berikut adalah Istilah-istilah yang umum dan seringkali Anda jumpai dalam kegiatan ekspor dan impor barang:

  • HS Code adalah suatu istilah untuk mengidentifikasi suatu klasifikasi barang, HS Code ini menggunakan angka untuk memudahkan perhitungan bea-bea.
  • Volumetrix adalah suatu istilah untuk perbandingan antara berat aktual barang dan berat hasil perkalian dimensi barang, istilah lain adalah barang ringan makan tempat (ringan makan tempat) jadi kurir akan menghitung yang terberat diantara 2 (Dua) perbandingan tersebut.
  • AWB adalah kependekan dari Airway Bill yang diberikan sebagai bukti pengiriman barang melalui udara, pada airway bill terdapat barcode yang dapat melacak posisi barang, airway bill ini juga berguna untuk mengidentifikasi barang.
  • BL adalah kependekan dari Bill of Lading yang diberikan sebagai bukti pengiriman barang melalui laut, fungsinya sama dengan AWB pada jalur udara.
  • Commercial Invoice adalah suatu dokumen yang diperlukan untuk barang-barang yang terkena bea saat tiba di negara tujuan, dokumen ini akan menjadi dasar perhitungan pihak bea dan cukai.
  • API adalah kependekan dari Angka Pengenal Importir, bentuk lain adalah API-T (Terbatas).
  • API-U (Umum) adalah suatu izin sebagai identitas suatu perusahaan atau perorangan dalam bidang import.
  • SRP adalah kependekan dari Surat Registrasi Pabean, surat ini berguna untuk importer sebagai identitas yang memenuhi persyaratan dari Bea dan Cukai untuk melakukan import barang.
  • LCL adalah singkatan dari Less Container Loaded, adalah suatu istilah untuk pengiriman yang tidak mencapai 1 (satu) kontainer penuh, hitungannya adalah kubikasi atau kubik meter.
  • Consolidasi adalah proses yang biasanya dilakukan freight forwarder untuk menggabungkan  banyak kiriman menjadi satu kiriman dan hal ini dapat memperkecil biaya ongkos kirim secara keseluruhan.

INSTAGRAM FEED